Minggu, 19 Desember 2010

Soal Management Kredit untuk Net Present Value

usaha dagang Karya Jatnika merencanakan membeli sebuah rumah/bangunan dengan nilai Rp. 100.000.000,-. nilai ekonomisnya 5 tahun dengan nilai sisa Rp. 10.000.000,-. adapun proceeds yang akan diterima adalah sebagai berikut:
 
tahun
Proced
1
2
3
4
5
30.000.000,-
40.000.000,-
40.000.000,-
40.000.000,-
50.000.000,-

 
 
 
 
 
 
 
jika suku bunga pinjaman 20% per tahun, dana yang diajukan ke Bank UD karya jatnika  apakah dana tersebut diberikan? dengan jatuh tempo 3 tahun. buatkan schedule pencicilan dengan sistem bunga pinjaman flat.

Jawaban:


Penyusutan
= 100.000.000 - 10.000.000
5
=18.000.000/th



tahun
Arus kas
Faktor bunga
Present value
0
(100.000.000)
1,0000
(100.000.000)
1
30.000.000
0,8333
24.999.000
2
40.000.000
0,6944
27.776.000
3
40.000.000
0,5787
23.148.000
4
40.000.000
0,4823
19.292.000
5
50.000.000
0,4019
20.095.000
NPV
15.310.000


dengan menggunakan metode NPV, Usaha dagang karya jatnika ini layak dibiayai oleh bank. karena nilai present value nya positif.

Senin, 06 Desember 2010

MIMPIq

ini merupakan sebagian tempat yang ingin saya kunjungi dan telah saya tuliskan ke dalam list mimpi saya..
^^
ini tanah lot di Bali.. siapa yang gak tau?? hehhe.. aamiin deh.. biar tambah bersyukur kalau lihat yang indah teh..

 jepang.. oh.. bunga sakuranya..  emh disini saya lebih tertarik untuk belajar sih..
 Mekkah Al Mukaramah.. Labaik Alhumma Labaik.. aamiin ya Allah.. panggil hamba kesana Ya Allah.. belum terbayang bagaimana perasaan saat bisa sujud di mesjid ini.. Yeah.. ini tujuan saya yang harus segera dilaksanakan.. go bareng orang tua.. mamah dan bapak q sayang..
 emh.. pengen tau aja dimana rasanya melihat Francis dari menara ini.. terlebih banyak teman yang kuliah disini.. well meskipun merupakan pusat fashion dunia,, tapi bukan itu tujuan saya.. saya ingin merasakan apa yang orang lain rasakan ketika berangkat ke negara ini.. katanya disana benar-benar ditemukan kehidupan islam dibandingkan dengan di Indonesia meskipun jumlah umat muslimnya minoritas.. subhanallah.. Go to Paris.. semangat semangat ^^
 gunung Rinjani di Lombok ni.. tempat ini akan saya bangun sebuah villa.. bukan buat liburan aja.. tetapi bisa digunakan untuk area liburan para aktivis da'wah.. sudah terbayang ni di villa saya kelak ada mushala yang pasti ada hijabnya.. tempat anak-anak bermain ketika ibunya shalat.. area outbond yang pasti ada khusus untuk akhwat.. secara kita juga kalau outbond kn pengennya teriak-teriak tapi jangan ada ikhwan donk.. ya ini harus saya jadikan.. instrukturnya tentu akhwat juga donk.. wuiiihhhh perkasa ni akhwat..
 yupsss... saya ingin ke Palestine.. shalat di mesjid dimana nabi Muhammad saw di Isra dan Mi'raj kan.. ayo.. merdeka!! khaibar khaibar ya yahud.. Allahuakbar..
Jogja.. lho knpa?? padahal saya pernah kesini.. ya pas smp saya kesini buat studi tour.. tiu kan dulu pake uang ortu.. nah saya ingin bagpacker ni kesini.. mudah-mudahan akhir semester ini Allah mengizinkan saya aamiin..

nah itu sebagian dari tempat yang saya catat pada mimpi-mimpi saya..
kalau ada yang mau tertawa atau mencibir juga gak papa ko..
dengan senang hati saya terima..
^^

doakan saya ya kawan..
i'm a dreamer...

Sharing Aja..

iya kawan.. kadang kita terjebak dengan sikap kita sendiri..
bermaksud berbuat baik, eh reaksinya tidak sesuai dengan yang kita harapkan.. atau mungkin sebaliknya..

nah kawan, saya ingin berbagi cerita tentang kekuatan ruhiyah yang harus tetap dijaga.. kenapa?? karena semuany berawal dari sana..
pada awal saya kuliah, nilai tetap jadi prioritas utama.. memang hasil yang saya dapatkan bagus.. di atas standard.. namun... jreng jreng jreng.. apa yang terjadi???
JENUHHHH...

nah kawan ternyata faktor ruhiyah yang harus saya benahi itu ada banyak:
1. pembenahan kembali makna syahadat saya..tiada Illah selain Allah.. kalau saya masih mejadikan nilai sebagai tujuan,, berarti Illah saya Nilai.. oh noooooo... tidak.. itu dulu.. sekarang mah.. Illah ku Allah disegala aspek..
2. tilawah.. kenapa?? oh ternyata saya membaca hanya sekedar membaca tidak memaknainya.. ow ow ow.. astagfirullah.. sekarang udah mau mulai deh.. hehhe
3. hapalan hadist.. aduuuhhh.. saya teh kemana aja ya?? yang minimal 40 saja jarang banget dihapal.. dibaca paling satu minggu sekali pas mentoring.. tapi sekarang tidak.. mulai muraja'ah ni.. baru hafal 2 hadist kan lumayan..
4. shalat saya.. akhlak yang baik tercermin dari shalatnya.. so, shalat khusyuk itu dilihat bagaimana perilaku dia setelah shalat.. kalau akhlaknya baik berarti shalatnya khusyu.. dan sebaliknya..
5. amalan sunah saya.. bismillah ah yuk mulai lagi..

semangat..
Allaq bantu hamba-Mu ini
^^
wow wow wow dan masih banyak yang harus mulai saya cicil lagi nih..

Sabtu, 27 November 2010

Kuliah saya

untuk mendapatkan sesuatu yang istimewa, diperlukan cara ataupun proses yang tentu harus istimewa..
gini kawan,, sekarang saya sudah masuk ke semester 5 kuliah yang sedang saya jalani.. jenuh,, padahal ini adalah tingkat akhir untuk penyelesaian..
sudah dengan situasi yang kurang nyaman, ditambah dengan udara pendidikan yang sekarang sudah mulai memudar bau nya..
namun, malam tadi, saya membaca sebuah artikel yang subhanallah sangat menginspirasi..
ketika saya telusuri apa yang menyebabkan saya menjadi jenuh ternyata ada satu faktor.. yaitu iman saya,, kondisinya sedang FUTUR.. untuk sekedar berbagi ini ada tanda-tanda lemahnya iman dan kiat untuk mengatasinya:

Tanda-tanda Lemah Iman
  1. Terus menerus melakukan dosa dan tidak merasa bersalah
  2. Berhati keras dan tidak berminat untuk membaca Al-Qur'an
  3. Berlambat-lambat dalam melakukan kebaikan, seperti terlambat untuk melakukan shalat
  4. Meninggalkan sunnah
  5. Memiliki suasana hati yang goyah, seperti bosan dalam kebaikan dan sering gelisah
  6. Tidak merasakan apapun ketika mendengarkan ayat Al-Qur'an dibacakan, seperti ketika Allah mengingatkan tentang hukumanNya dan janji-janjiNya tentang kabar baik.
  7. Kesulitan dalam berdzikir dan mengingat Allah
  8. Tidak merasa risau ketika keadaan berjalan bertentangan dengan syari'ah
  9. Menginginkan jabatan dan kekayaan
  10. Kikir dan bakhil, tidak mau membagi rezeki yang dikaruniakan oleh Allah
  11. Memerintahkan orang lain untuk berbuat kebaikan, sementara dirinya sendiri tidak melakukannya.
  12. Merasa senang ketika urusan orang lain tidak berjalan semestinya
  13. Hanya memperhatikan yang halal dan yang haram, dan tidak menghindari yang makruh
  14. Mengolok-olok orang yang berbuat kebaikan kecil, seperti membersihkan masjid
  15. Tidak mau memperhatikan kondisi kaum muslimin
  16. Tidak merasa bertanggung jawab untuk melakukan sesuatu demi kemajuan Islam
  17. Tidak mampu menerima musibah yang menimpanya, seperti menangis dan meratap-ratap di kuburan
  18. Suka membantah, hanya untuk berbantah-bantahan, tanpa memiliki bukti
  19. Merasa asyik dan sangat tertarik dengan dunia, kehidupn duniawi, seperti merasa resah hanya ketika kehilangan sesuatu materi kebendaan
  20. Merasa asik (ujub) terhadap diri sendiri
Hal-hal berikut dapat meningkatkan keimanan kita:

 
  1. Tilawah Al-Qur'an dan mentadabburi maknanya, hening dan dengan suara yang lembut tidak tinggi, maka Insya Allah hati kita akan lembut. Untuk mendapatkan keuntungan yang optimal, yakinkan bahwa Allah sedang berbicara dengan kita.
  2. Menyadari keagungan Allah. Segala sesuatu berada dalam kekuasaannya. Banyak hal di sekitar kita yang kita lihat, yang menunjukkan keagunganNya kepada kita. Segala sesuatu terjadi sesuai dengan kehendakNya. Allah maha menjaga dan memperhatikan segala sesuatu, bahkan seekor semut hitam yang bersembunyi di balik batu hitam dalam kepekatan malam sekalipun.
  3. Berusaha menambah pengetahuan, setidaknya hal-hal dasar yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, seperti cara berwudlu dengan benar. Mengetahui arti dari nama-nama dan sifat-sifat Allah, orang-orang yang bertakwa adalah mereka yang berilmu.
  4. Menghadiri majelis-majelis dzikir yang mengingat Allah. Malaikat mengelilingi majels-majelis seperti itu.
  5. Selalu menambah perbuatan baik. Sebuah perbuatan baik akan mengantarkan kepada perbuatan baik lainnya. Allah akan memudahkan jalan bagi seseorang yang bershadaqah dan juga memudahkan jalan bagi orang-orang yang berbuat kebaikan. Amal-amal kebaikan harus dilakukan secara kontinyu.
  6. Merasa takut kepada akhir hayat yang buruk. Mengingat kematian akan mengingatkan kita dari terlena terhadap kesenangan dunia.
  7. Mengingat fase-fase kehidupan akhirat, fase ketika kita diletakkan dalam kubut, fase ketika kita diadili, fase ketika kita dihadapkan pada dua kemungkinan, akan berakhir di surga, atau neraka.
  8. Berdo'a, menyadari bahwa kita membutuhkan Allah. Merasa kecil di hadapan Allah.
  9. Cinta kita kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala harus kita tunjukkan dalam aksi. Kita harus berharap semoga Allah berkenan menerima shalat-shalat kita, dan senantiasa merasa takut akan melakukan kesalahan. Malam hari sebelum tidur, seyogyanya kita bermuhasabah, memperhitungkan perbuatan kita sepanjang hari itu.
  10. Menyadari akibat dari berbuat dosa dan pelanggaran. Iman seseorang akan bertambah dengan melakukan kebaikan, dan menurun dengan melakukan perbuatan buruk.
  11. Semua yang terjadi adalah karena Allah menghendaki hal itu terjadi. Ketika musibah menimpa kita, itupun dari Allah.

 mudah-mudahan dengan berbagi artikel ini dapat meningkatkan kecintaan kita terhadap Allah dan semangat untuk belajar dimanapun meningkat. aamiin..