Jumat, 12 Maret 2010

Akan ku rayu Allah

kawan,,
ketika ku meregup manisnya cinta darimu
saya fikir kau lah cinta sejatiku

kawan,,
saat kau genggam isi hatiku,,
saya fikir kau penyejuk hatiku,,

kawan,,
saat kau mulai memujiku,,
saya fikir kau belahan jiwaku,,

kawan,,
saat nafas ini selalu menyebut namamu,,
ku fikir kau lah yang akan menemaniku,,

kawan,,
saat tangan ini bergerak menekan keyboard ku,,
saya sudah berfikir bahwa kau adalah pemberi pelajaran bagiku,,

kawan,,
maaf saya salah,,
engkau hanya memberikan itu semua ketika diriku ada,,

kawan,,
maaf sekarang aku sudah menemukan,,
penyejuk jiwaku, penenang hatiku,,
Dia Allah-ku kawan,,

kawan,,
saat tangan ini bergerak,,
hatiku pun ikut bergerak,,
ini ceritaku kawan,,
indah ketika tangan dan hati sudah satu jalan,,
Allah selalu memberikanku ketenangan dalam hidup ini,,
akan ku rayu Allah biar Dia juga memberikan hidayah buatmu kawan,,
saya senang dan tenang duluan gak pa pa ya!!

Minggu, 07 Februari 2010

Perjuangan Mempertahankan Iman di Negeri Orang

Barangkali tidaklah cukup untuk mengangkat dua ibu jari tangan kita untuk sahabat-sahabat kita yang sedang menimba ilmu di perantauan. Perantauan disini bukan di dalam Indonesia, tetapi di luar negara kita.
Sahabat-sahabat kita yang ketika belajar dan hidup di perantauan merasakan ketidak tenangan dengan iman mereka. Sangat ironi bahwa ada seorang aktifis dakwah kampus yang menimba ilmu ke Jepang, tiba-tiba futur dan akhirnya sudah tidak lagi melaksanakan kewajibannya sebagai seorang muslim.
Tetapi, patut kita syukuri kawan. bahwa ada sebagian kecil dari mereka yang melanjutkan dakwahnya. bayangkan ketika datang ke negara orang lain yang mayoritas masyarakatnya beragama non muslim, untuk melaksanakan shalat saja mereka dianggap aneh, apalagi mengumandangkan adzan dan tilawah. Mereka merasa futur juga awalnya, tetapi mereka tidak diam. Membentuklah suatu komunitas dalam sebuah jejaring sosial dan mereka melaksanakan diskusi secara online tentang keislaman. Materi yang mereka sampaikan sangat bervariatif sehingga dengan seperti ini tidak menjadikan mereka futur.
Ada cerita unik di sini, karena mereka membentuk dalam suatu jejaring sosial yang gratis maka terbenturlah masalah jumlah followernya, sehingga mereka mengeluarkan uang untuk membuat sebuah website dan radio online.
keren kan? Kalau sahabat ingin melihat dan terlibat dalam perjuangan mereka bisa online di radiopengajian.com, disini kita bisa chating dengan sahabat-sahabat yang sedang berada diluar negeri. Situs ini merupakan hasil perjuangan mereka. Dukung terus sahabat-sahabat kita untuk mempertahankan imannya di negeri orang yang gersang akan keislamannya.

Bagaimana kawan?
Kalau saja kita tiba-tiba mendapatkan peluang untuk sekolah ke luar negeri dan susah sekali untuk berinteraksi dengan muslim lainnya, mana yang akan kita pilih??
Futur dan tidak berusaha sama sekali? Atau berusaha sekuat tenaga untuk mempertahankan iman kita?
Karena Allah selalu bersama orang-orang yang berusaha dan bersabar.

Keep hamasah buat sahabat-sahabat yang di Prancis, Den Hag, Korea, Jepang, Singapur juga!!
Allah selalu bersama teman-teman

Kamis, 04 Februari 2010

Dan Matahari Berjalan di Tempat Edarnya

ketika waktu itu datang
tidak ada satu makhluk pun yang akan menentangnya
sebuah targetan kepuasan dengan dimensi rasionalisme seorang manusia
hanya sampai titik jenuh lah dia akan berjuang

padahal tidak begitu dengan Rahman-Mu yang terus mengalir
dalam setiap aliran darah dan denyut nadi ini
ketika ku hempaskan kaki ini ke bumi kemudian datang pertanyaan
untuk apa saya melakukan semua ini??

lari ke bangku kuliah, aku serius, dan ku dapat IP tinggi..
tapi yang terjadi aku jenuh,,
mencoba sibuk di organisasi, dapet amanah dan banyak teman,
aku senang tapi jenuh,,

tetapi bercita-cita menjadi akhwat sholehah tidak pernah ada jenuhnya
sampai sekarang saya masih ragu dengan keshalehan saya
saya akan mencapainya sampai Syurga yang Kau janjikan datang padaku
dan aku bisa menemui-Mu di syurga-Mu kelak..

karena matahari berjalan di tempat edarnya.
maka hanya kepada Engkaulah aku meminta sebuah pengaturan hidupku yang rapi
agar ku selalu istiqomah di jalan-Mu
mengecap indah dan manisnya sepertiga malam-Mu

Selasa, 02 Februari 2010

Listen2Quran 2 3